Selasa, 31 Januari 2012

My January....

Tak terasa sudah di penghujung bulan pertama di tahun 2012....Waktu terasa begitu cepat berlalu, begitu banyak hal yang terjadi di selang 31 hari pertama di tahun ini.

Awal tahun diawali dengan banyaknya kerjaan karena adanya event internasional Asean Tourism Forum. Seluruh konsentrasi tercurah di acara pertemuan menteri-menteri pariwisata se ASEAN. Makan saja terasa susah karena padatnya kegiatan. Lantaran event ini pula, harus melewatkan moment sakral saat keponakanku menerima Sakramen Baptisan...menyesal sudah pasti, tapi inilah pekerjaan yang aku pilih....Tapi syukurlah event ini sukses...

Januari berakhir, tanpa terasa sudah sembilan bulan melewatkan hari tanpa Papa...Meski masih terasa berat, tapi sudah mulai terbiasa tanpa ada Papa. Misalnya saja, kalau pulang liputan tengah malam, terpaksa harus pulang menggunakan taksi atau memilih tidur di kantor. Begitu juga kalau liputan pagi-pagi, harus berangkat lebih awal karena tak ada lagi yang mengantarkan....Tapi terkadang rasa kangen Papa masih saja menghampiri. Kalau sudah begitu air mata pun tak mampu dibendung lagi......

Januari ini, harus kehilangan adik pemuda Garry Tatemba. Yah Garry pergi menghadap Tuhan. Ini memang yang terbaik untuk Garry..... Rest in Peace dear friend....

Di bulan ini juga, ketika harus melawan hati nurani saat melihat orang nomor satu merayakan ulang tahun dengan menghabiskan dana ratusan juta bahkan mungkin menyentuh angka miliaran. Padahal masih ada masyarakat miskin yang entah di hari itu mereka mendapatkan makan atau memiliki tempat untuk menyandarkan kepala mereka saat tidur....

Yah....My January yang penuh dinamika....Terima Kasih Tuhan penyertaanMu selama 31 hari ini..

Sabtu, 14 Januari 2012

Sulut Menuju MICE Asean


Mengawali rangkaian kegiatan Asean Tourism Forum (ATF), digelar Asean National Tourism Organisations (NTO) Meeting yang ke-35 (35th ASEAN NTOS), di Hotel Novotel Manado Convention Center Novotel, (8/1).

Pertemuan ASEAN National Tourism Organisations ini merupakan pertemuan rutin enam bulan sekali pada tingkat Senior Official.

Pertemuan sebelumnya berlangsung di Luang Prabang, Laos, pada bulan Juli 2011. Bertindak sebagai pimpinan (Chairman) pada pertemuan ini adalah Indonesia, yakni Wardiyatmo Sekjen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan didampingi oleh co-chair dari Laos, Mr. Soukaseum Bodhisane, Advisor to the Minister of Ministry of Information, Culture and Tourism of Lao PDR.

Pertemuan ini selain dihadiri oleh delegasi dari negara-negara anggota ASEAN, juga diikuti oleh wakil dari ASEANTA (ASEAN Travel Agents Association), SEATGA (Southeast Asia Tourist Guide Association), AJC (ASEAN Japan Centre), AKC (ASEAN Korea Centre), dan ACC (ASEAN China Centre)
Sebelum dilaksanakannya sidang, Gubernur Sulut Dr Sinyo H Sarundajang diberikan kesempatan untuk memberikan sambutan. Dalam sambutannya, Sarundajang mengatakan dalam rangka pengembangan pariwisata ASEAN, Manado sebagai destinasi pariwisata untuk MICE (Meeting Inventive Conference and Exhibition) dan adventure dengan kekayaan alam bawah laut dapat menjadi pilihan bagi warga ASEAN. "Menjadikan Sulut sebagai salah satu tourism bub di kawasan ASEAN," tutur Sarundajang.

Sidang membahas 15 Agenda utama yang akan didiskusikan dalam 2 hari. Sebagian besar agenda adalah mendengarkan dan membahas laporan dari masing–masing Working Group (WG) dan Komite berdasarkan hasil dari pertemuan Working Group di Brunei Darussalam pada tanggal 2-6 Oktober 2011.

Pada saat ini terdapat 3 Working Group dan 2 Komite, yaitu Marketing and Communication WG (diketuai Thailand), Product WG (diketuai Malaysia), Quality WG (diketuai Filipina), Tourism Budget and Integration Committee (diketuai Brunei), dan ASEAN Tourism Professional Monitoring Committee (diketuai Indonesia). Dokumen yang akan di-endorse pada tingkat Menteri adalah ASEAN Tourism Marketing Strategy (ATMS) 2011 – 2015.

Mata Dunia Tertuju ke Manado


Mata dunia tertuju ke Manado. Rangkaian ivent internasional, Asean Tourism Forum (ATF) resmi bergulir. Gubernur Sulut dipercaya pemerintah Indonesia membuka agenda paling pertama ATF, Senior Official Meeting (SOM) di Novotel Manado Convention Center, Minggu (8/1) pagi.

"Jadi yang dibuka hari ini adalah pertemuan pejabat senior setingkat sekjen negara- negara anggota Asean. Semua delegasi hadir," kata Sarundajang usai pembukaan.

Dikatakan Sarundajang, pertemuan ini adalah pertemuan yang luar biasa, karena selain diikuti para pemangku kebijakan di bidang pariwisata, ATF ini juga diikuti oleh 495 biro perjalanan.
Ia menambahkan,pelaksanaan ATF ini untuk menjadikan negara Asean menjadi tujuan pariwisata dunia. "Mungkin saja mereka membahas persetujuan-persetujuan terkait pengembangan pariwisata di Asean," tuturnya.

Pembukaan resmi ATF akan dilaksanakan Kamis nanti. Kata dia, keesokan harinya barulah bisnis pariwisata dibicarakan. Menurutnya, saat itu sudah betul-betul membicarakan masalah dagang. "Diperkirakan akan ada transaksi triliunan rupiah bidang pariwisata saat itu," ucap Sarundajang.

Kata Sarundajang, Manado sebagai tempat pelaksanaan event internasional ini, sudah bersih, masyarakatnya juga sudah dikondisikan untuk tetap memelihara keramahtamahan. "Saya yakin event internasional mendatang akan sukses digelar di Manado," terang Sarundajang.

Wali Kota Manado GSV Lumentut mengatakan, atas nama masyarakat sangat bersyukur ketika event internasional digelar di Manado. Kata dia, hal ini sejalan dengan visi dari Kota Manado. "Kehadiran negara-negara Asean ini menjadi promosi gratis bagi pemerintah Kota Manado," tutur Lumentut.

Ia mengatakan, berterima kasih kepada kementrian pariwisata dan Gubernur Sulut yang sudah memberikan kepercayaan kepada Kota Manado untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan event internasional. Ditambahkannya, para delegasi menjadi tamu kehormatan di kota tinutuan ini.

"Masyarakat Manado siap mengawal suksesnya acara ini. Kami meminta masyarakat Manado memberikan suasana aman kepada para delegasi sehingga mereka bisa menikmati panorama indah di Kota Manado," tandas Lumentut.

Rabu, 04 Januari 2012

Welcome 2012....^^

New year....yeaaaahhh,,,,Thanks God...aku masih bisa diberi kesempatan untuk bisa menikmati tahun baru....Welcome 2012...^^
Hmmm....tahun baru, semangat baru, cita-cita baru, dan harapan baru...yah berharap semoga tahun ini bisa dilewati tentunya dengan tuntunan my Savior...Jesus Christ. Tahun 2012 ini, aku berharap karirku bisa lebih bagus dari sekarang, begitu juga dengan kisah cintaku...*aihmate*

Sempat menulis di akun twitter dan facebook dengan status yang sama "Thn baru...semoga smw yg nda jls di 2011 jdi jelas di 2012.....". Ya...terlalu banyak yang tidak jelas di tahun sebelumnya...

Tahun yang baru ini, aku juga bertekad untuk merubah penampilan...bertahun-tahun bergaya agak tomboy, tahun baru ini tekadku untuk lebih feminim lagi. Mungkin agak susah, tapi aku akan berusaha. Perubahan gaya ini tak akan kulakukan sekaligus, karena terlalu mencolok...hehehehehe...satu langkah awalku untuk tampil lebih girlie lagi adalah dengan memanjangkan rambutku. Hmmm...sejak kecil hampir gak pernah punya rambut melewati bahu, tapi kali ini rambut saya sudah sebahu dan mungkin masih akan tambah lagi....^^....

Itu soal gaya...tahun baru ini punya banyak planing. Mulai dari ingin ngajak mama jalan-jalan ke luar daerah hingga keinginan untuk membangun rumah. Semuanya membutuhkan kerja keras dan disipilin. Ya..manusia boleh saja berencana, tapi Tuhan yang menentukan.

Punya target dalam pekerjaan, tahun ini Key Performance Indeks (KPI) harus bisa raih B, syukur kalo bisa dapat A. Selain menerima nilai yang bagus, kita juga akan menerima bonus yang besar sesuai dengan prestasi kita. Hehehehehehehe....

Soal cinta...yah...inginnya sih ada kejelasan yang lebih. Kata band Armada " Mau dibawa ke mana hubungan kita?" hehehehehehehehe. Sebenarnya sih Cinta itu alasan untuk berjuang, bukan berarti harus memaksa. Ketika memang kau tahu Tuhan tidak berkenan, mengalahlah!...

Yan pasti...tahun 2012 ini tahun rahmat Tuhan...Bersyukur saja buat apapun yang dikerjakan olehNYA untuk hidupku ini....

Jumat, 30 Desember 2011

Dia Sahabatku...Takkan Tergantikan

Setiap orang di dunia ini, siapapun dia pasti punya sahabat...Yang jadi sahabat pun tak harus berkelamin yang sama dengan kita, atau yang memiliki derajat sosial yang sama dengan kita.....

Apa sih sahabat itu? Ada yang bilang sahabat itu adalah teman yang benar-benar dekat sampai tahu hal-hal kecil tentang kita. Ada juga yang bilang sahabat itu kalau kemana-mana selalu bareng. Tetapi satu sahabat saya bilang, sahabat itu adalah teman dalam suka dan duka. Bahkan bagi dia orang yang selalu dekat dengannya di saat dia susah disebutnya sebagai "Malaikat"....heheheheheheh ( I'm not an angel my dear pren)

Aku punya seorang sahabat cowok (sebenarnya banyak sih)....ya...dia yang menyebut sahabat sebagai "Malaikat"...(gak perlu sebut nama, coz you know who you are :D ). Jangan ditanya deh soal kebaikannya pada diriku ini...terlalu banyak...sangat banyak...aku gak mampu menghitungnya saking banyaknya. Mau senang, mau susah, ada duit, gak ada duit, selalu bersama..berbagi bersama (bukan tagline iklan yak :p)

Tapi sayangnya, kedekatan kami terkadang disalah artikan oleh orang-orang di sekitar kami....Damn ini yang paling bikin aku kesal...Persahabatan itu akan menjadi renggang ketika disalah artikan oleh orang lain. Dari yang dulunya dekat banget, bisa jadi jauh banget...Itu sudah pernah kurasakan...Sejak sekolah aku lebih senang bersahabat dengan cowok..alasannya mereka lebih realistis dan gak lebay (in my humble opinion loh). Tapi terkadang karena permasalahan "dekat" inilah yang membuat aku dan sahabat-sahabat cowok akhirnya mulai jaga jarak...Sumpah...ini gak enak banget. Menimpali guyonan mereka, bukan berarti itu mengiyakan apa yang mereka katakan...Truly, aku hanya ingin mengimbangi saja...Itu Saja !!!!

Rasa itu, datang lagi..rasa takut ditinggalkan sahabat cowok hanya karena salah paham...Yah...aku takut kehilangan semuanya....aku takut kehilangan sahabatku yang baik...

DIA SAHABATKU....TAKKAN TERGANTIKAN !!!!!


"My dear pren...Aku nggak berharap untuk jadi orang yang terpenting dalam hidup kamu, itu permintaan yang terlalu besar. Aku cuma berharap suatu hari nanti kalo dengar namaku, kamu bakal tersenyum dan bilang, dia sahabat saya.”